Motif kawung & Tugu ada di kaos PSIM

JOGJA—Masuknya PT Nirwana Persada Indonesia (NPI) sebagai pihak yang mengusahakan pembiayaan kompetisi bagi PSIM musim ini dipastikan membawa dampak pada perubahan jersey (seragam) PSIM.

Perubahan yang terjadi di jersey Laskar Mataram musim ini tidak hanya pada model namun juga pada motif batik yang ada. Jika selama dua tahun terakhir PSIM menggunakan motif parang rusak, kali ini motif kawung bakal tersemat di baju tim tertua di DIY itu.

Komisaris Utama PT NPI, Subardi mengungkapkan perubahan motif dan desain jersey Laskar Mataram bukan semata-mata asal berubah. Perubahan itu didasarkan pada filosofi dan harapan PSIM dalam kompetisi kali ini.

Batik motif kawung mempunyai makna yang melambangkan harapan agar manusia selalu ingat akan asal usulnya. Selain itu, kawung juga mencerminkan pribadinya yang mampu mengendalikan hawa nafsu serta menjaga hati nurani agar ada keseimbangan dalam perilaku kehidupan manusia.

“Filosofi inilah yang kami coba terapkan di motif jersey PSIM musim ini,” katanya kepada Harian Jogja, di Wisma PSIM, Senin (28/11).

Diungkapkan mantan exco PSSI era Nurdin Halid ini, keinginannya untuk penanggalan motif parang rusak memang telah bulat.

Pasalnya, parang rusak mempunyai arti perang atau menyingkirkan segala yang rusak, atau melawan segala macam godaan. Motif ini mengajarkan agar sebagai manusia mempunyai watak dan perilaku yang berbudi luhur sehingga dapat mengendalikan segala godaan dan nafsu.

“Kami ingin agar PSIM kali ini mampu meraih hasil yang maksimal dalam kompetisi. Dan dengan menggunakan motif kawung kami berharap mampu meraih hal tersebut,” paparnya.

Selain mengubah motif batik, diakui Subardi pihaknya juga memasang simbol Tugu Jogja. Pemasangan simbol Tugu Jogja ini dilakukan sebagai bentuk identitas keistimewaan dan simbol keberadaan PSIM yang berada di Kota Jogja. Sementara untuk warna jersey untuk laga kandang, PSIM tetap akan menggunakan warna dominan biru.

“Warna dasar tetap biru untuk laga kandang. Putih untuk laga away. Rencananya besok [hari ini] sudah jadi kaosnya,” pungkasnya.(Harian Jogja)

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: