Dana sulit, PSIM pasrah

JOGJA—Tekad PSIM Jogja untuk dapat bertahan dalam kompetisi profesional mendatang bakal sulit terealisasikan. Dalam pertemuan dengan jajaran manajemen yang digelar Senin (8/8) belum ada titik terang untuk memantapkan komitmen tetap bermain di tingkat profesional.

Kepada Harian Jogja, Selasa (9/8) manajer tim PSIM, Hans Purwanto menjelaskan bahwa PSIM tampaknya tetap kesulitan jika ingin memaksakan langkah untuk dapat berada di kompetisi profesional.

“Sekarang dana dari mana untuk dapat bertahan di kompetisi profesional? Kami harus punya dana dana untuk deposit menjalani kompetisi sebesar Rp2 miliar. 25 persen dari angka itu harus ada. Jadi tampaknya tidak mungkin,” ungkap Hans.

Permasalahannya lagi adalah terkait pembentukan perseroan terbatas (PT). Namun pembentukan PT dirasa tidak begitu masalah olehnya. Jika pun dapat mengupayakan dana sebesar Rp2 miliar untuk deposit, pihaknya masih harus dipusingkan dengan upaya mencari dana tambahan sebagai dana untuk menjalani kompetisi.

“Efektif berarti kita harus memiliki dana minimal Rp7 miliar. Untuk deposit Rp2 miliar dan Rp5 miliar untuk menjalani kompetisi. Bukannya pesimistis, tapi memang sangat sulit,” tandasnya.

Maka dari itu langkah yang ditempuhnya dalam pertemuan manajemen tersebut untuk sementara yang lebih efektif adalah fokus untuk berkompetisi di tingkat amatir. Adapun skuat tim yang ada akan dipertahankan untuk membela tim dalam kompetisi ini.

Di sisi lain meski manajer tim, Hans Purwanto sudah pasrah mengenai kompetisi yang akan dijalani PSIM. Meski demikian rasa optimistisme masih ditunjukkan oleh Ketua Dewan Pembina PSIM, Hariadi Suyuti. Ia masih harus menunggu hasil olah verifikasi yang akan dilakukan oleh PSSI nanti.

Untuk itulah dalam pertemuan yang sama pula pihaknya tetap membentuk kepanitiaan kecil yang nantinya bertugas untuk mempersiapkan segala proses verifikasi yang akan dilakukan terhadap PSIM. “Kami tetap menunggu hasil verifikasi PSSI nantinya. Dan menurut saya masih ada harapan untuk PSIM dapat bermain di kancah profesional,” tegasnya.(Harian Jogja/Arif Wahyu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: