Steven Wajib Ikut Seleksi,Garansi 13 Pemain

JOGJA- Steven Anderson Imbiry sempat dianggap sebagai anak ’’durhaka’’ bagi kubu PSIM. Itu karena pemain asal Papua ini sempat kencang diberitakan akan berlabuh di Persiba Bantul dan PSS Sleman. Kubu Laskar Mataram, sebutan PSIM sempat mengatakan Steven adalah pemain yang nggeleleng, lantaran menggembar-gemborkan kepindahannya.
Namun tanpa disangka, kemarin (17/9) Steven justru datang ke Stadion Mandala Krida saat PSIM menggelar latihan. Epen, sapaan Steven hanya menyaksikan rekan-rekannya berlatih. Belum diketahui apa motivasi kehadirannya, apakah inisiatif sendiri atau diundang. Sejumlah pihak berspekulasi bahwa bapak satu anak ini sedang mengintip peluang untuk kembali memperkuat klub yang sudah membesarkan namanya tersebut.
Direktur PSIM Jogja Dwi Irianto masih membuka peluang Steven untuk kembali merumput di Mandala Krida. Namun, sejumlah syarat harus dia penuhi. Ia wajib mengikuti proses seleksi dan tidak mendapatkan garansi apakah pasti diterima kembali atau tidak.’’ Dia (Steven, Red) harus menjalani seleksi lagi,’’ terang Mbah Putih sapaan akrab Dwi Irianto.
Pria yang juga menjabat Sekretaris Umum Pengprov PSSI DIJ ini sebelumnya mengatakan kecewa berat dengan para pemain yang berkoar-koar di media terkait keikutsertaan seleksi di klub lain. Dan itu termasuk Steven. Ia mengatakan PSIM seolah tidak dihargai oleh para pemain tersebut.
’’Kesannya PSIM hanya pilihan terakhir buat mereka, Mereka pikir PSIM itu apa? Apalagi ketika seleksi banyak di antara mereka yang dianggap tidak memenuhi standar. PSIM juga yang kena getahnya,’’ ujarnya.
Sedangkan Manajer Tim PSIM Aji Sutarto memastikan hanya 13 pemain saja yang posisinya sudah digaransi. Namun Aji enggan memublikasikan 13 nama tersebut. Bahkan , mereka juga belum tahu kalau posisinya sudah aman. Rahasia ini dilakukan agar 13 pemain tersebut tetap serius menjalani latihan dalam seminggu ini. ’’Diharapkan mereka semua merasa diseleksi agar tidak menyepelekan program latihan ini,’’ ujar Aji.
Aji menambahkan, PSIM juga telah memanggil 8 pemain baru guna mengikuti proses seleksi PSIM yang akan dimulai Senin (19/9) mendatang. Bersama beberapa pemain lama yang tidak dipertahankan, mereka akan memperebutkan tempat di skuad Laskar Mataram. ’’Saya harap semua pemain datang Senin nanti. Kita lihat saja kapasitas mereka, apakah layak main di PSIM atau tidak,’’ ujarnya.
Selama seleksi, para pemain juga dilarang memberikan statement pada media. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya polemik terkait nasib para pemain. Manajemen juga akan memberikan sanksi tegas jika ada pemain yang melanggar aturan ini.’’Semuanya harus patuh pada aturan ini. Tidak ada pemain yang boleh membuat statement ke media,’’ ujar Dirut PT PSIM Jogja Yoyok Setyawan.(c7) Radar Jogja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: