Satu Pemain Lama Dirapor Merah

GONDOKUSUMAN- Satu pemain lama PSIM terancam menyusul tiga rekannya keluar dari Baciro. Penyebab, pemain ini diangap punya masalah indisipliner. Sayangnya, manajemen Laskar Mataram enggan menyebutkan identitas pemain ini. Yang jelas, pemain ini pernah berniat menyeberang ke seteru sekota PSIM. Direktur teknik PSIM, Dwi Irianto mengatakan, pihaknya belum berniat mencoret pemain ini. Namun yang jelas karena ketidakdisiplinannya, pemain ini sudah mendapat rapor merah dari manajemen.
’’Ia sudah sering nggak ikut latihan. Kalau begitu dia seperti menyepelekan PSIM. Jadi, ia sudah kami berikan rapor merah. Namun, untuk pencoretannya kita tunggu Hanafing,” ujar pria yang akrab disapa Mbah Putih ini.
Sebenarnya ada beberapa pemain lagi yang juga kurang disiplin dalam serangkaian latihan pramusim PSIM. Namun banyak diantara mereka yang masih ditoleransi pihak manajemen. ’’Ada beberapa lagi yang kurang disiplin, namun masih kami toleransi,’’ sambungnya.
Mbah Putih memang tak menampik kalau beberapa pemain lama bisa angkat koper dari Mes PSIM. Mereka bisa saja tersingkir dengan para pemain baru yang kualitasnya diatas rata-rata. Bila menilik kemampuan beberapa pemain lama, Mbah Putih sempat mengakui kalau secara rata-rata kualitas mereka agak dibawah pemain baru.
’’Sangat mungkin beberapa pemain lama dicoret. Selain ada yang kurang disiplin, beberapa pemain baru juga banyak yang kualitasnya diatas mereka. Jadi, banyak diantara mereka yang belum aman,” imbuhnya.
Terkait pemain asing, Mbah putih masih menunggu kejelasan regulasi dari PSSI. Apalagi kuota pemain asing di Divisi Utama belum juga ditetapkan otoritas tertinggi sepakbola Indonesia tersebut. Saat ini, Exco PSSI terlihat sibuk meributkan jumlah peserta dan regulasi di kompetisi Indonesian Super League (ISL).
’’Masalah pemain asing kita tunggu dulu kejelasan dari Senayan. Sampai sekarang pemain asingnya berapa juga belum jelas. Jadi kami belum dapat menentukan berapa pemain asing yang kami pakai,’’katanya.
Namun, Mbah Putih mengakui sudah mendapat video salah satu pemain asing yang sedang dipantau. Pemain asing tersebut berasal dari negeri Kincir Angin, Belanda. Namun, pria yang juga menjabat Sekretaris PSSI Pengprov DIJ ini belum tahu nama calon legiun asing tersebut. ’’Saya lihat dia mainnya cukup oke. Tapi dia belum tentu kami rekrut. Kami belum melihat permainannya secara langsung,’’ ungkapnya.
Terkait peluang comeback-nya Seto Nurdiantoro ke Mandala Krida, CEO PT PSIM Jogja, Yoyok Setyawan mengatakan, bisa saja Seto ke PSIM. Namun, ia harus menjalani serangkaian tes fisik terlebih dahulu mengingat Seto sudah cukup dimakan usia.
’’Seto mungkin saja main disini. Namun, dia sudah tua, jadi ia harus menjalani serangkaian test fisik,” tambahnya.(radar jogja)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: