Dapat Pengalaman Emas,Hanafing Cari Striker Haus Gol

GONDOKUSUMAN- PSIM Jogja mendapat pengalaman berharga jelang persiapannya musim kompetisi mendatang. Latihan bersama dan laga uji coba melawan Persisam Samarinda membuat performa pemain semakin meningkat. Meskipun kalah 0-1 di Stadion Mandala Krida kemarin (13/10) pagi, namun arsitek Laskar Mataram Hanafing mengaku puas dengan kinerja anak asuhnya. Ia menilai anak asuhnya mulai menunjukkan kelasnya.
Hanafing menilai organisasi pertahanan yang digalang anak buahnya sudah cukup rapi. Terbukti, tim sekelas Persisam saja harus menunggu cukup lama untuk membobol gawan Laskar Mataram. Sebiji gol anak asuh Daniel Roekito dicetak Luc Owana Zoa.’’Mereka sudah mulai mengerti bagaimana organisasi pertahanan yang baik,’’ ujar eks wing back tim nasional ini.
Sayang, kata Hanafing, para penyerang masih sering membuang peluang. Seandainya striker-striker PSIM lebih sabar ketika berhadapan dengan penjaga gawang, bukan tidak mungkin PSIM mampu mengalahkan tim yang akan berlaga di Indonesia Prmeier League ini.
Bang Kumis mengakui, kalau lini depan memang masih menjadi titik lemah timnya. Karena itu, saat ini ia sedang mencari seorang striker guna melengkapi barisan juru gedor Laskar Mataram. ’’Materi lini depan masih kurang,” tambahnya.
Di kesempatan yang sama, Hanafing juga memaklumi tindakan indisipliner yang dilakukan penyerang Elthon Maran. Selama beberapa hari, Elthon mangkir dari latihan.
’’Menurut saya wajar Elthon seperti itu. Dia juga butuh bermain dengan teman-temannya. Apalagi yang saya lihat dia selalu berlatih dengan keras. Tidak apalah ia sesekali beristirahat dan mencari hiburan. Yang jelas saya sangat senang dengan performa yang ditampilkannya sejauh ini,” tambah Hanafing.
Untuk posisi kipper, nampaknya Hanafing kesengsem dengan penampilan Apriantono. Dalam pertandingan ini, eks kipper Persebaya ini memang melakukan beberapa penyelamatan gemilang.’’Saya rasa Apri akan menjadi kipper PSIM di musim ini,” tambahnya.
Sedangkan pelatih Persisam, Daniel Roekito mengaku senang dapat menjajal PSIM. Apalagi, pada tahun 2008 silam Laskar Mataram pernah ia tangani. ’’Saya senang dapat bernostalgia dengan PSIM ,” tambhanya.(radar jogja)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: