BERHARAP POLEMIK KOMPETISI BERAKHIR ; Gaji Pemain PSIM Lebih Baik

YOGYA (KR) – Manajemen PSIM Yogya menyepakati keinginan pemain untuk memberikan gaji yang lebih baik dibanding musim sebelumnya. Pemain juga bersedia menunggu sampai ada kejelasan kompetisi Liga Utama dari PSSI untuk penandatanganan kontraknya.

“Hampir seluruh pemain sudah bertemu manajemen untuk membahas gaji. Semula mereka kenaikan yang cukup tinggi dibanding musim sebelumnya. Namun setelah dilakukan pembicaraan akhirnya disepakati, yang penting lebih baik dibanding sebelumnya,” ungkap Direktur Teknik PSIM, Dwi Irianto SH saat dihubungi KR, Sabtu (15/10) kemarin.
Menurut Mbah Putih (sapaan akrabnya), pemain menyerahkan kepada kebijaksanaan manajemen untuk menentukan nilai kontrak musim ini. Yang penting lebih baik dari sebelumnya.

“Kami jelaskan kalau sekarang PSIM tidak lagi di-support dana dari APBD. Namun dana digalang oleh PT NPI yang menginginkan PSIM tetap eksis dalam kompetisi dan meraih hasil terbaik. Pemain bisa mengerti dan kami akhirnya sepakat soal penentuan gaji ini,” terangnya.

Sekarang, manajemen tinggal menunggu kepastian kompetisi dari PSSI. Begitu PSSI memberi kepastian pelaksanaan kompetisi, pemain akan langsung dikontrak. “Kami hanya butuh kepastian kompetisi tetap digelar PSSI dan manajemen akan langsung mengontrak pemain,” ujar Sekum Pengprov PSSI DIY itu.

Menyusul adanya kekisruhan pelaksanaan kompetisi Level I setelah pesertanya terbelah menjadi dua kubu, Dwi Irianto merasa hal itu akan berimbas pada kompetisi Level II (Liga Utama). Ia pun berharap polemik penyelenggaraan kompetisi ini segera berakhir dan ada solusi terbaik. Sehingga segera ada kejelasan format dan jadwalnya.
Seperti diketahui, peserta kompetisi Level I terbagi menjadi dua kubu, yakni kelompok 14 yang menginginkan penyelenggara kompetisi tetap diserahkan PT Liga Indonesia dan kelompok 10 yang menyetujui penyelenggaraan kompetisi diserahkan PT Liga Prima Sportindo, sesuai keinginan PSSI.

Jika akhirnya kompetisi Level I digelar mulai 1 Desember sesuai keinginan Kelompok 14, menurut Dwi Irianto, latihan PSIM tidak akan diliburkan. “Justru akan kita manfaatkan untuk mematangkan persiapan. Yang penting ada kejelasan kompetisi. Biasanya kompetisi Liga Utama diputar dua minggu setelah Liga Super dimulai,” ungkapnya.

Sedangkan untuk kiper asal Sriwijaya FC Apriyanto dan bek kanan dari PSS Duslas Lestaluhu yang telah direkomendasi pelatih untuk direkrut, menurut Dwi Irianto, masih akan dilihat lagi. Termasuk dari aspek nonteknis.
Tentang dua striker luar daerah yang didatangkan, Rainhard (Persiwon Wondama) dan Agus Salim (Persita Tangerang), Dwi Irianto mengaku sudah melakukan konfirmasi terhadap keduanya. Mereka dijadwalkan sudah mulai bergabung dalam latihan pada Senin (17/10) besok. “Yang jelas mereka tetap akan dilihat kualitasnya lebih dulu oleh pelatih sebelum diputuskan direkrut atau tidak,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: