LANGSUNG MASUK LATIHAN TAKTIK DAN STRATEGI,PSIM Berharap pada Pemain Asing

YOGYA (KR) – Setelah kesulitan mencari pemain lokal berkualitas, kini PSIM Yogya berharap pada pemain asing untuk melengkapi tim sebelum terjun dalam kompetisi Liga Utama yang menurut rencana digulirkan mulai 27 November mendatang. Pemain asing ini diharapkan benar-benar berkualitas dan mampu mengangkat tim.
“Kalau memang sudah tidak bisa menambah pemain lokal berkualitas lagi, saya kira cukup dengan yang ada sekarang. Kini tinggal mengharapkan tambahan pemain asing. Saya kira asal pemain asing ini benar-benar berkualitas dan mampu mengangkat tim, tidak menambah pemain lokal tidak apa-apa. Akan kita optimalkan pemain yang ada,” tandas pelatih PSIM Hanafing saat dihubungi KR, kemarin.
Pemain asing itu nantinya diplot pada tiga posisi vital, di lini depan, tengah dan belakang. “Tapi hingga saat ini kami juga belum tahu berapa kuota jumlah pemain asing untuk klub Liga Utama,” ungkapnya.
PSIM memang kesulitan mendatangkan pemain berkualitas. Ada dua pemain yang sebenarnya sudah direkomendasi Hanafing, yakni kiper Apriyanto dan bek kanan Duslan Lestaluhu yang tinggal menunggu lampu hijau dari manajemen. Sedangkan satu striker yang didatangkan, yakni Rainhard belum sempat dilihat Hanafing yang selama satu minggu ini izin tidak melatih karena tengah menjadi instruktur pelatih di Sidoarjo.
“Nanti kalau saya sudah di Yogya, saya akan melihat kualitas Rainhard sebelum diputuskan kelayakannya untuk direkrut,” jelas mantan pelatih PSM Makassar dan PSIS Semarang itu.
Mengenai program latihan, jika benar kompetisi akan diputar mulai 27 November, menurut Hanafing sudah langsung masuk materi taktik dan strategi. “Karena waktunya sudah mepet, latihan sudah langsung masuk materi taktik dan strategi. Nanti juga kita perbanyak uji coba. Latihan selama ini belum masuk taktik dan strategi, namun lebih ke fisik dan pematangan teknik,” terang Hanafing.
Pelatih berlisensi A AFC itu pun berharap, jika memang sudah dijadwalkan mulai 27 November, diharapkan tidak meleset lagi. Karena jadwal kompetisi ini sangat dibutuhkan pelatih untuk menyusun program latihan. Jika meleset lagi, maka bisa membuat program latihan menjadi berantakan seperti yang dialami klub peserta kompetisi Level I.
“Tapi kompetisi Level I saja hingga kini belum jelas. Jadi apakah Liga Utama benar-benar diputar mulai 27 November, hingga kini juga masih tanda tanya. Namun saya berharap tidak akan molor lagi sehingga program latihan juga tidak akan berubah-ubah,” harap Hanafing.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: