Tiket palsu rugikan PSIM Rp180 juta

JOGJA—Kubu PSIM sepertinya tidak ingin mengulang kesalahan yang sama di kompetisi musim lalu. Akibat kurang maksimalnya panitia pelaksana (panpel) pertandingan, manajemen harus menanggung kerugian sebesar Rp180 juta pada musim lalu. Kerugian itu didapatkan menyusul banyaknya kebocoran tiket dan beredarnya tiket palsu.

“Kami tidak ingin mengalami hal yang sama. Semusim kok rugi Rp180 juta. Berarti tidak ada pendapatan dong,” kata Direktur Utama PT PSIM, Yoyok Setyawan, kepada Harian Jogja Express, di Wisma PSIM, Selasa (25/10).

Di musim lalu, PSIM selain menggunakan tenaga Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) juga melibatkan Polisi, TNI dan Satuan Pengamanan (Satpam). Ironisnya, kendati dijejali personel yang cukup banyak persoalan kebocoran tiket tetap terjadi.

Hal ini diperparah dengan beredarnya tiket palsu yang diduga beredar selama dua musim terakhir.

Untuk menanggulangi permasalahan itu, mantan GM PSIM 2005 itu mengaku bakal melakukan perubahan di tubuh panpel. Kendati tidak merinci perubahan di bagian mana, namun dipastikan perubahan yang ada tidak hanya meliputi struktur pengamanan namun juga pencetakan tiket.

“Akan ada perubahan. Kami tidak ingin hal ini terus terjadi. Apalagi kami memang menargetkan mampu memaksimalkan pendapatan dari tiket masuk,” terangnya.

Pernyataan Yoyok sendiri bukan tanpa alasan. Diceritakan Yoyok, di era 2005 pihaknya sempat mendapatkan pemasukan maksimal setiap kali menggelar laga. Bahkan, pendapatan yang ada mampu menopang keberadaan tim.

“Saat ini kami berharap dari semua kalangan agar memiliki kesadaran lebih terkait dengan tiket masuk,” tandasnya.(Harian Jogja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: