PSIM vs Persiraja Banda Aceh: Menguji transisi

JOGJA—PSIM sore ini bakal kembali menjalani laga ujicoba dengan tim yang berada satu level di atasnya, Persiraja Banda Aceh di Stadion Mandala Krida, Kota Jogja.

Laga kali ini merupakan ujicoba kedua bagi tim besutan Hanafing melawan tim di level tertinggi di kompetisi kasta pertama di tanah air.

Di laga ujicoba melawan Persisam Putra Samarinda yang digelar beberapa waktu lalu, Laskar Mataram, kendati kalah 1-0 namun tim kebanggaan warga Kota Jogja itu sukses menguji lini pertahanannya.

Nah, kali ini, arsitek PSIM, Hanafing mengaku akan menguji bagaimana proses transisi antara pertahanan dan penyerangan yang bakal diperlihatkan Abda Ali CS.

“Saya akan fokuskan bagaimana transisi baik pertahanan dan penyerangan anak-anak. Kami sudah berlatih, dan saat inilah saya akan lihat bagaimana perkembangan mereka,” kata pelatih berlisensi A AFC itu.

Sayang keinginan, eks pelatih PSIS Semarang dan PSM Makassar untuk melihat penampilan maksimal punggawanya sepertinya harus dikubur dalam-dalam. Kemungkinan absennya lima pilar pemain, dipastikan membuat laga kali ini tidak akan maksimal.

Apalagi, posisi palang pintu lini belakang yang kini tinggal menyisakan satu orang, Andri Wirawan. Sementara tiga pemain di posisi stopper yakni Abda Ali, Jony Sukirta dan Eko Pujianto absen karena cidera serta izin untuk urusan keluarga.

Reposisi Dean Fauzi
Namun, meski bakal ditinggal sebanyak tiga pilar utama di lini belakang dan dua pemain seleksi di posisi striker di ujicoba kali ini, hal ini tidak menyurutkan tekat Hanafing. Pelatih kelahiran Makasar itu mengaku telah menyiapkan sejumlah pemain pengganti untuk mengisi kekurangan yang ada.

Posisi stopper kemungkinan Hanafing bakal menarik Dean Fauzi berduet dengan Andri Wirawan. Tak hanya itu, alternatif lain juga bisa dilakukan dengan mendorong Eko Kancil yang biasa beroperasi di posisi gelandang bertahan ke belakang membantu posisi palang pintu. Di posisi Eko sendiri, masih terdapat Lutfi, Wahono dan Radical Idealis yang memang biasa beroperasi di gelandang bertahan.

Sementara untuk posisi striker, absennya dua pemain seleksi M Rifky dan Reinhard tidak membuat Hanafing kesusahan dalam memasang pemain lainnya. Wawan Sucahyo, yang biasa beroperasi sebagai gelandang serang bisa didorong kedepan dan diduetkan dengan Elthon Maran.

Tak hanya itu Hanafing juga bisa memaksimalkan kekuatan dua pemain magang lainnya yakni Wisnu dan Johan Arga, selain tetap bisa memasangkan Yahya Sosomar dan Tri Ari di lini depan. “Masih banyak pilihan yang bisa kami coba,” jelas Hanafing. (Harian Jogja)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: