Cari pengganti Yaso, PSIM bidik Tri Handoko

JOGJA—Dicoretnya Yahya Sosomar membuat PSIM mulai mengincar striker lain untuk menggantikan posisi pemain asal Papua tersebut.

Berdasarkan Informasi yang diperoleh Harian Jogja, dari sekian nama yang dibidik dan didatangkan dalam waktu dekat itu terdapat nama Tri Handoko.

Striker PSS Sleman ini dinilai cukup mumpuni. Selain muda, pemain asal Solo ini dinilai memiliki kapasitas yang cukup menyusul catatan gol yang dicetaknya selama bergabung dengan Skuat Super Elang Jawa.

Sebelumnya manajemen PSIM mencoret Yahya Sosomar (Yaso), eks striker Batavia Union yang dianggap indisipliner karena mengikuti seleksi di Persijap Jepara.

“Mungkin [bidik Tri Handoko], tapi kami belum bisa sebutkan siapa yang bakal kami datangkan. Yang jelas, kami cari striker yang berpengalaman dan umurnya di bawah Yaso,” kata Direktur Utama PT PSIM, Yoyok Setyawan, Selasa (15/11) sore.

Bagi PSIM, keputusan untuk kembali mendatangkan striker tidak lepas dari kebutuhan skuat. Rencananya Hanafing membutuhkan sebanyak empat striker lokal yang nantinya bakal ditandemkan dengan satu striker asing di depan.

Dengan banyaknya stok striker, pelatih asal Makassar itu dipastikan akan semakin mudah untuk melakukan variasi pola di kompetisi kali ini. “Dengan stok yang cukup, saya bisa saja nanti mengubah pola 4-4-2 menjadi 4-3-3,” kata pelatih berlisensi A AFC itu secara terpisah.

Adapun suara yang berbeda justru diperlihatkan Direktur Teknik PT PSIM, Dwi Irianto. Pria yang akrab dipanggil Mbah Putih ini mengaku rencana mendatangkan pemain baru di posisi striker menggantikan Yaso harus mempertimbangkan potensi pemain lokal Jogja yang saat ini ada.

Saat ini dari 31 pemain yang tetap berlatih bersama PSIM, terdapat lima pemain di posisi striker. Adapun kelimanya itu adalah Wawan Sucahyo, Elthon Maran, Reinhard, Tri Ari, dan M Rifky. Jumlah itu kian membengkak dengan masuknya dua striker magang dari Porprov Kota Jogja, Johan Arga dan Wisnu.

“Jika mau mendatangkan lagi, bagaimana dengan striker lokal yang ada. Ini yang harus dipikirkan lagi. Namun jika memang kami harus mendatangkan ya harus didatangkan,” harapnya.(Harian Jogja)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: