Laskar Mataram diminta segera memilih

JOGJA—Belum adanya ketegasan dari PSIM bakal bermain di Kompetisi Divisi Utama versi PT LI maupun PT LPIS, membuat PT Nirwana Persada Indonesia (NPI) selaku pihak yang mengusahakan pembiayaan keuangan bagi Laskar Mataram belum bisa bertindak.

Direktur Utama PT PSIM, M Zein secara tegas berharap PSIM segera menentukan sikap bakal bermain di kompetisi mana. Hal ini dilakukan agar pihaknya menemui kejelasan mengenai langkah yang bakal ditempuh untuk membantu pengusahaan keuangan.

“Kami belum dapat jawaban dari PSIM, mau dimana? Apakah ikut LPIS? Atau PT LI? Kami masih menunggu. Sebagai PT yang mengusahakan pembiayaan kami tidak akan intervensi terhadap PSIM. Biar mereka tentukan sendiri, dan kami siap untuk membantu dari belakang,” kata mantan exco PSSI era Nurdin Halid itu kepada Harian Jogja, Kamis (17/11).

Di sisi lain, mantan pendiri Persijatim Solo FC itu melihat kalaupun keikutsertaan PSIM ke kompetisi di bawah PT LI sebenarnya tidak akan mengalami permasalahan yang berarti. Apalagi kasus yang dialami Indonesia saat ini mirip dengan kasus persepakbolaan Vietnam.

“Di Vietnam, Federasi sepak bolanya tidak jalan. Maka kompetisi diputar oleh klub, dan ini tidak masalah. Namun untuk masalah PSIM, saya akan menunggu kejelasannya sendiri dari pihak PSIM. Kami tidak akan ikut campur,” tegas Zein.

Terpisah, Direktur Utama PT PSIM, Yoyok Setyawan mengungkapkan pihaknya dipastikan bakal memilih satu dari dua pilihan kompetisi yang saat ini ada. PSIM tidak akan memecah skuat menjadi dua dan mengikuti dua kompetisi yang ada. Apa yang diungkapkannya ini sekaligus menepis kemungkinan pemecahan tim seperti yang dilakukan Persebaya dan Persib Bandung.

“PSIM tetap satu. Kami tidak akan mengikuti dua-duanya. Kami harus pilih satu dari dua yang ada. Dan keputusan itu nanti pekan depan setelah kami bertemu dengan Ketua Umum dan pemain,” ujar mantan GM PSIM 2005 itu.

Sementara pernyataan Yoyok yang bakal memilih salah satu kompetisi ini kian diperkuat pihak PT NPI. M Zein menambahkan, pihaknya tidak mungkin akan memberikan jalan tol kepada PSIM untuk turun dalam dua kompetisi yang berbeda. “Turun di dua kompetisi? Sepertinya tidak. PSIM harus memilih, tidak bisa ikut dua-duanya. Namun sekali lagi, kami masih menunggu kabar dari pihak PSIM mau memilih main dimana?,” terang Zein.(Harian Jogja)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: