Suporter tak akur, program PSIM terancam berantakan

JOGJA—Konflik yang tak kunjung mereda antara kedua kelompok suporter PSIM, membuat kesal pelatih PSIM Hanafing. Pasalnya, bentrok yang selalu terjadi dipastikan bakal mengancam program yang telah dirancang pelatih berlisensi AAFC itu.

“Batalnya laga uji coba melawan Persiba Balikpapan terus terang membuat saya kecewa. Rencana saya untuk bisa menguji kemampuan anak-anak dengan tim yang berada satu tingkat di atas kami gagal. Kapan lagi kami bisa mencoba dengan tim sekelas mereka,” kata mantan pelatih PSIS Semarang dan PSM Makassar itu kepada Harian Jogja, di sela-sela latihan di Stadion Mandala Krida, Selasa (22/11).

Untuk mengisi kekosongan yang ada, mantan pemain Timnas itu mengaku terpaksa harus mengganti laga uji coba dengan latihan game.

Ke depan, Hanafing berharap manajemen serius untuk segera menyelesaikan konflik yang terjadi antar kedua kelompok suporter. Penyelesaian konflik sendiri, tambah dia harus segera diselesaikan dalam waktu dekat.

Apabila tidak bisa diselesaikan, besar kemungkinan sejumlah program uji coba yang telah dijadwalkan bakal terganggu. Apalagi jika persoalan yang sama tetap dibiarkan hingga kompetisi, dipastikan tim asuhannya bakal terganggu.

“Kami memang masih ada satu uji coba Jumat (25/11) melawan tim Pra PON Kaltim. Saya berharap laga itu tidak batal karena permasalahan yang sama,” ucap mantan pemain Persegres itu.

Mengenai penampilan Reinaldi Sembiring yang kemarin sudah mulai terlihat mengikuti latihan, Hanafing mengaku belum bisa menilai. “Dia [Reinaldi, eks striker PSMS medan] itu akan terus saya pantau,” ungkapnya.

Adapun pelatih Pra PON Kaltim, Rudi William Keltjes mengaku laga uji coba dengan Abda Ali dan kawan-kawan tetap akan digelar. Dalam laga uji coba nantinya mantan pelatih Persebaya itu ingin melihat sejauh mana ketahanan dan peningkatan fisik anak asuhnya.

“Jadi. Di laga ini saya hanya akan melihat sejauh mana fisik anak-anak,” ucap mantan pelatih PSS Sleman itu.

Terpisah, Direktur Utama PT PSIM, Yoyok Setyawan mengaku saat ini manajemen terus berupaya untuk mempertemukan kedua kelompok suporter PSIM. “Nanti Pak Kamto [Sukamto, wakil ketua Panpel PSIM] yang bakal menangani. Rencananya beliau bakal melaksanakan beberapa program terkait dengan suporter. Mungkin usai dari Jakarta,” jelas Yoyok.(Harian Jogja)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: